contoh proposal usaha Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih untuk jual beli LPG:
Judul:* Proposal Usaha Koperasi Desa Merah Putih untuk Jual Beli LPG
*Latar Belakang:*
Koperasi Desa Merah Putih bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui usaha yang berbasis pada kebutuhan masyarakat. Salah satu kebutuhan pokok masyarakat desa adalah LPG (Liquified Petroleum Gas) untuk keperluan memasak. Dengan demikian, Kopdes Merah Putih berencana untuk memulai usaha jual beli LPG untuk memenuhi kebutuhan masyarakat desa.
*Tujuan:*
Tujuan dari proposal usaha ini adalah untuk:
- Menyediakan LPG yang berkualitas dan harga yang kompetitif bagi masyarakat desa
- Meningkatkan pendapatan Kopdes Merah Putih melalui usaha jual beli LPG
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyediaan kebutuhan pokok yang berkualitas
*Rencana Usaha:*
- Kopdes Merah Putih akan membeli LPG dari supplier yang terpercaya dan menjualnya kepada masyarakat desa dengan harga yang kompetitif.
- Kopdes Merah Putih akan menyediakan LPG dalam berbagai ukuran, seperti 3 kg, 6 kg, dan 12 kg.
- Kopdes Merah Putih akan memiliki sistem pembayaran yang fleksibel, seperti pembayaran tunai atau kredit.
*Keuntungan:*
Keuntungan dari usaha jual beli LPG ini adalah:
- Meningkatkan pendapatan Kopdes Merah Putih
- Menyediakan kebutuhan pokok yang berkualitas bagi masyarakat desa
- Meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui penyediaan kebutuhan pokok yang berkualitas
*Sumber Daya:*
Sumber daya yang dibutuhkan untuk usaha jual beli LPG ini adalah:
- Modal usaha untuk membeli LPG dan biaya operasional
- Tenaga kerja yang terampil dan berpengalaman dalam bidang usaha jual beli LPG
- Sarana dan prasarana yang memadai untuk menyimpan dan menjual LPG.
kebutuhan modal dan analisa usaha untuk Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dalam usaha jual beli LPG:
*Rincian Kebutuhan Modal:*
1. Modal awal untuk membeli LPG:
- 50 tabung LPG 12 kg x Rp 1.000.000 per tabung = Rp 50.000.000
- 100 tabung LPG 6 kg x Rp 500.000 per tabung = Rp 50.000.000
Total modal awal: Rp 100.000.000
2. Biaya operasional:
- Gaji karyawan: Rp 2.500.000 per bulan
- Listrik: Rp 500.000 per bulan
- Air: Rp 200.000 per bulan
- Biaya lain-lain: Rp 800.000 per bulan
Total biaya operasional: Rp 4.000.000 per bulan
3. Biaya pemasaran dan promosi:
- Biaya iklan: Rp 1.000.000 per bulan
- Biaya promosi: Rp 500.000 per bulan
Total biaya pemasaran dan promosi: Rp 1.500.000 per bulan
4. Biaya lain-lain:
- Asuransi: Rp 500.000 per bulan
- Pajak: Rp 500.000 per bulan
Total biaya lain-lain: Rp 1.000.000 per bulan
Total kebutuhan modal: Rp 100.000.000 (modal awal) + Rp 6.500.000 (biaya operasional, pemasaran, dan lain-lain per bulan)
*Analisa Usaha:*
1. *Pendapatan:*
- Jual beli LPG 12 kg: 50 tabung x Rp 1.200.000 per tabung (harga jual) = Rp 60.000.000 per bulan
- Jual beli LPG 6 kg: 100 tabung x Rp 600.000 per tabung (harga jual) = Rp 60.000.000 per bulan
- Total pendapatan: Rp 120.000.000 per bulan
2. *Biaya:*
- Biaya pembelian LPG: Rp 100.000.000 per bulan (50 tabung x Rp 1.000.000 per tabung + 100 tabung x Rp 500.000 per tabung)
- Biaya operasional: Rp 4.000.000 per bulan
- Biaya pemasaran dan promosi: Rp 1.500.000 per bulan
- Biaya lain-lain: Rp 1.000.000 per bulan
Total biaya: Rp 106.500.000 per bulan
3. *Laba:*
- Laba per bulan: Rp 120.000.000 (pendapatan) - Rp 106.500.000 (biaya) = Rp 13.500.000 per bulan
- Laba per tahun: Rp 13.500.000 x 12 = Rp 162.000.000 per tahun
Usaha jual beli LPG ini dapat menghasilkan laba yang signifikan bagi Kopdes Merah Putih. Namun, perlu diingat bahwa analisa usaha ini hanya sebagai contoh dan perlu disesuaikan dengan kondisi riil usaha.
Dengan demikian, diharapkan proposal usaha ini dapat menjadi acuan bagi Kopdes Merah Putih dalam memulai usaha jual beli LPG yang sukses dan berkelanjutan.
Komentar
Posting Komentar